Kuliah itu buang-buang waktu.

Saya mendapatkan sebuah komentar di akun Youtube saya yang mengatakan bahwa “kuliah itu buang-buang waktu saja”. Entah kenapa, saya merasa sangat setuju dengan pernyataan ini. Jadi menurut saya, kuliah itu memang buang-buang waktu. Tidak hanya itu, kuliah juga buang-buang uang. Kuliah juga buang-buang energi. Kuliah juga membuang masa muda kita yang harusnya bisa party non-stop, akhirnya malah harus nugas dan skripsi. Kuliah memang buang-buang waktu.

Dengan konsep yang sama, saya juga bisa membuat pernyataan bahwa menikah juga membuang-buang waktu saja. Kebebasan yang seharusnya saya miliki seutuhnya, sekarang harus dikompromikan dengan keluarga. Uang saya yang harusnya bisa membiayai hobi saya, malah saya buang-buang untuk menyekolahkan anak dan dialokasikan untuk uang belanja istri. Status saya yang harusnya masih bisa gonta-ganti pacar, malah terkungkung selama lima belas tahun dengan wanita yang sama. Sepertinya saya kena tenung. Pernikahan memang buang-buang waktu.

Pekerjaan juga buang-buang waktu. Kalau cuman uang kan saya bisa dapat dari warisan (pura-puranya ada warisan). Kenapa harus bekerja? Buang-buang waktu saja. Harusnya saya bisa bebas stress, eh ini tiap hari ada aja tugas kantor. Yang harusnya saya bisa bangun siang tiap hari, ini malah harus macet-macetan tiap pagi dan sore. Mental health saya juga terganggu nih, bos selalu ada maunya. Permintaan dan penugasan dari beliau bikin hari-hari saya jadi kurang nyaman. Pekerjaan hanya buang-buang waktu.

Ibadah juga buang-buang waktu. Sering waktu nonton drakor atau anime, eh adzan berkumandang. Harus pause dulu, harus wudhu dulu aduhhh. Buang-buang waktu saja. Saat kita main Mobile Legend, atau Fortnite, kita harus meluangkan waktu untuk berhenti sejenak beribadah, aduh repot amat. Padahal lagi ada War penting. Padahal lagi push rank. Padahal lagi ada kompetisi online. Kok ada saja ibadah yang bikin gak fokus ngegame. Untuk teman-teman Kristiani, mungkin juga merasakan Sabtu dan Minggunya terganggu gara-gara Misa. Memang, kalau dipikir-pikir, ibadah buang-buang waktu saja.

Sesuai dengan analisis dan ilustrasi saya di atas, terlihat bahwa hampir seluruh kegiatan yang diwajibkan bagi kita, ternyata hanya buang-buang waktu belaka. Apalagi sekadar kuliah yang tidak wajib sama sekali? Untuk apa kuliah? Buang-buang waktu saja.

PS: terpaksa saya harus beri hashtag #sarkas #sarkasme #sarcasm #satire, soalnya lagi gencar-gencarnya kreator konten kena somasi 🙂

Salam,

HP

Tanggapan

  1. Arief Avatar

    Ealahhh ternyata kontributornya pak hendi toh. Pantesan ga asing nama gaya bahasanya.

    Suka

Tinggalkan komentar