Kunci Hidup Sehat: Konsisten, Moderat dan Realistis

Setelah ibu saya masuk rumah sakit karena penyakit gula dan stroke ringan, sesuatu seperti menghantam kepala saya. Satu, saya sedih karena beliau sakit. Kedua, kalau beliau bisa sakit agak parah, berarti saya juga bisa: karena saya punya DNA beliau.

Saya mulai menengok keadaan diri saya di bulan Septermber 2023.
1. Overweight: 105 Kg dengan tinggi 183 cm.
2. Sedang tidak berolahraga sama sekali
3. Tidak mengatur makanan.
4. Kondisi sehari-hari kurang berenergi.

Saya berpikir untuk mengubah gaya hidup saya. Tapi sudah berkali-kali gagal. Pernah diet keto: sempat berhasil tapi buyar. Pernah membership Personal Trainer dan Gym: hanya kepakai sekali atau dua kali. Kemudian saya menemukan tiga kata kunci ini untuk berubah: KONSISTEN, MODERAT dan REALISTIS.

MULAI TERLIHAT HASILNYA

Pada bulan Mei 2024 ini, mendekati hari ulang tahun saya, saya mulai merasakan hasilnya:
1. Berat badan turun 15 Kilogram dan sustained.
2. Tidak terlalu berat menjalani perubahan gaya hidup itu.
3. Energi harian menjadi lebih maksimal.
4. Fokus untuk menulis dan mengajar jadi meningkat.

JADI APA YANG SAYA LAKUKAN?

A. KONSISTEN:
1. Olahraga angkat beban atau lari SETIAP HARI (tergantung mana yang tersedia). Durasi tidak perlu lama-lama cukup 30 menit. Atau bahkan 20 menit. Prinsipnya Frequency over Duration.
2. Mulai mengenai Intermittent Fasting. Makan dan minum apapun selama jendela 6 Jam. Dan puasa selama 18 Jam (boleh minum non sugar selama puasa).
3. Tidur lebih teratur dan diusahakan cukup.

B. MODERAT
Saya tidak mau ekstrim dalam melakukan hal di atas. Maka jika ada “pelanggaran” kecil-kecil saya maklumi. Untuk kewarasan saya sendiri.
1. Misal hari itu gak sempat ngegym, ya besoknya ngegym agak lama. Tapi gak yang sampai berjam-jam.
2. Misal hari itu saya diajak sarapan klien, ya saya akan coba sedikit sarapannya. Yang penting besoknya saya kembali intermittent.
3. Kalau jika selama puasa kok pusing banget atau kurang energi, saya ngemil kacang segenggam atau minum kopi.
4. Intinya jangan menyiksa diri.

REALISTIS
Saya dulu pernah diet KETO dan cukup berhasil. Tidak makan karbohidrat sama sekali dan tidak minum gula sama sekali. Hasilnya langsung kelihatan tapi KICK BACK nya cepat juga. Karena:
1. Makanan yang dibutuhkan tidak tersedia secara luas. Saat ke warung padang, restorant atau warteg agak susah kalau pesan telur 5 dan dada ayam 4, tanpa nasi dan sayur.
2. Mahaaalllllllll. Wkwkwkwkkwk.
3. Jadi bad mood karena kekurangan gula dan karbo. Untuk pengajar seperti saya ini kurang cocok, kalau ngajar sambil bad mood.

Contoh yang tidak realistis yang lain:
1. Ingin ngegym 3 jam setiap hari. Atau tiga kali seminggu. Karena terlalu berat akhirnya kita skip.
2. Tidak makan sama sekali atau makan sangat sedikit, ini sangat tidak realistis dan berbahaya.
3. Ingin lari 10 Km setiap hari tapi aslinya belum pernah lari sama sekali.

Jadi itulah rumus KONSISTEN, MODERAT dan REALISTIC yang saya nikmati hasilnya.

Tinggalkan komentar