Beda Orang, Beda Jam Tayang

Saya pernah mengikuti seminar yang narasumbernya tiba-tiba bertanya kepada audiens “Kapankah waktu yang tepat untuk menulis secara produktif?”. Saya sudah siap-siap mengangkat tangan dan mengatakan “Malam Hariiiiii”. Eh ternyata, kebanyakan peserta mengangkat tangan dan mengatakan bahwa waktu terbaik untuk menulis adalah di pagi hari.

Saya kaget mendengarnya. Demikian juga peserta lain kaget, karena mungkin suara saya kekencengan dan teriak “MALAAMMMM HARIII”. Saya jadi malu sendiri hehehehe. Hari itu saya menyadari ternyata memang waktu produktif orang memang berbeda beda. Bagi saya memang otak baru mulai encer sekitar pukul 21.00 ke atas. Tambah encer ketika di atas 24.00. Tapi ternyata malah banyak orang yang merasakan segar dan fresh untuk membaca dan menulis di pagi hari setelah bangun tidur.

Untungnya, sebelah saya ada peserta seminar yang menowel pundak saya. Dia berbisik pada saya dan mengatakan bahwa sebenarnya dia juga produktifnya malam hari. Bahkan istrinya menjuluki dia si kelelawar. Cuman dia agak malu buat angkat tangan karena ternyata mayoritas peserta setuju pagi hari. Dengan pernyataan dia itu, saya jadi merasa tidak aneh sendirian. Mungkin banyak juga yang produktif di malam hari, tapi malu angkat tangan gara-gara saya. Hehehehe.

Mengapa bisa demikian? Kenapa ada orang yang lebih produktif kognitifnya di pagi hari dan ada yang lebih produktif di malam hari?

Pertanyaan ini sangat menarik karena produktivitas setiap orang memang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk ritme sirkadian, kebiasaan pribadi, serta kondisi fisik dan mental.

Pertama, ritme sirkadian adalah jam biologis tubuh kita yang mengatur siklus tidur dan bangun selama 24 jam. Setiap orang memiliki ritme sirkadian yang sedikit berbeda. Orang yang merasa lebih segar dan siap bekerja di pagi hari biasanya disebut sebagai “morning person” atau orang pagi. Mereka cenderung memiliki puncak energi dan fokus di pagi hari setelah bangun tidur. Sementara itu, “night owl” atau orang malam adalah mereka yang memiliki puncak produktivitas di malam hari. Mereka cenderung lebih waspada dan kreatif saat orang lain mungkin sudah mulai mengantuk.

Kedua, kebiasaan juga berperan besar dalam menentukan waktu produktif seseorang. Misalnya, seseorang yang sudah terbiasa menulis di malam hari mungkin merasa lebih mudah untuk fokus dan mengalirkan ide-idenya di waktu tersebut. Kebiasaan ini bisa terbentuk karena berbagai alasan, seperti pekerjaan atau kegiatan lain di siang hari, atau mungkin karena suasana malam yang lebih tenang dan minim gangguan.

Ketiga, kondisi fisik dan mental seseorang juga bisa memengaruhi kapan mereka merasa paling produktif. Beberapa orang mungkin merasa lebih segar setelah tidur malam yang nyenyak, sementara yang lain mungkin merasa lebih berenergi setelah beristirahat sejenak di sore hari. Stres, kesehatan, dan bahkan asupan makanan juga dapat mempengaruhi tingkat energi dan fokus seseorang.

Sebagai rekomendasi, pertama-tama kenali ritme Anda sendiri. Luangkan waktu untuk mengamati kapan Anda merasa paling berenergi dan fokus. Apakah di pagi, siang, sore, atau malam hari? Cobalah untuk menyesuaikan aktivitas penting Anda di waktu-waktu tersebut.

Jangan memaksakan diri. Jika Anda lebih produktif di malam hari, tidak ada salahnya untuk menulis atau bekerja di waktu tersebut. Begitu pula jika Anda merasa lebih segar di pagi hari. Tidak perlu memaksakan diri untuk mengikuti jadwal orang lain, karena setiap orang memiliki ritme produktivitas yang berbeda.

Ciptakan juga lingkungan yang mendukung. Pastikan lingkungan Anda mendukung waktu produktif Anda. Jika Anda lebih produktif di malam hari, pastikan area kerja Anda cukup terang dan bebas dari gangguan. Jika di pagi hari, cobalah untuk memanfaatkan cahaya alami dan udara segar untuk meningkatkan fokus.

Terakhir, jaga kesehatan karena kesehatan fisik dan mental juga mempengaruhi produktivitas. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup, makan makanan yang sehat, dan berolahraga secara teratur untuk menjaga energi dan fokus sepanjang hari.

Pada akhirnya, tidak ada jawaban yang benar atau salah mengenai kapan waktu yang paling tepat untuk menulis atau bekerja secara produktif. Yang terpenting adalah menemukan apa yang paling sesuai dengan diri Anda dan membuat kebiasaan yang mendukung produktivitas pribadi.

Kesimpulannya, setiap orang memiliki waktu produktif yang berbeda-beda, tergantung pada ritme sirkadian, kebiasaan, dan kondisi fisik serta mental. Yang terpenting adalah mengenali waktu terbaik Anda sendiri dan menggunakannya secara efektif untuk meningkatkan produktivitas.

Tinggalkan komentar